Android Apps dapat Dijalankan Di Chrome Browser

Bildschirmfoto_2015-04-04_um_13.48.17-46474d2adfcc6342

“App Runtime for Chrome” yang dibuat oleh Google dapat menjalankan aplikasi Android apa saja di browser Chrome. Bahkan versi Beta sudah berfungsi dengan hanya beberapa klik saja di Windows, Mac OS, Linux dan Chrome OS.

Pada September yang lalu, Google telah merilis Runtime app for Chrome (ARC) untuk Chrome OS, tetapi hanya dapat menjalankan sedikit Android Apps di sistem operasi Desktop Google tersebut. Yang menarik beberapa hari kemudian muncullah ekstension tidak resmi Archon. Ektension tersebut membuka emulator Android untuk beragam aplikasi dan juga membuat ARC tersedia bagi berbagai sistem operasi Desktop yang ada. Kini, Google telah mengeluarkan  versi beta terakhir ARC secara resmi, yang memperkenankan aplikasi Android dapat dijalankan di Chrome Browser versi 41-an pada Windows, LINUX, Mac OS X

Bildschirmfoto_2015-04-04_um_13-9ad68df41167367e

Pada versi beta fase awal ini, ARC hanya akan terasa bermanfaat bagi pengembang. Dengan file APK yang cocok, setiap pengguna dapat mencoba menjalankan aplikasi Android favorit mereka di browser. ARC terkini setara dengan Android 4.4 dan menggunakan Dalvik Runtime. Android Run Time (ART) yang terbaru belumlah didukung.

Sebagai tambahan untuk APK app dibutuhkan ekstension Chrome ARC Welder. Ekstension tersebut akan menyediakan pengguna lingkungan Android yang sesuai dan mengkonversi Android App menjadi Chrome app. Tidak seperti Archon, kita tidak memerlukan baris perintah untuk melakukan hal tersebut. ARC berjalan sebagai Native Client di suatu sandbox. Dari sana, runtime akan mendapatkan akses penuh ke CPU dan kartu grafis, yang menyediakan performa yang memadai.

Program dapat menggunakan API Android reguler, sehingga pengembang tidak perlu melakukan penyesuaian lingkungan browser mereka. Versi beta terakhir mendukung beberapa elemen layanan Google-Play, termasuk API Maps, Google Cloud Messaging dan Google Ads. Agar dapat bekerja di ARC, pengembang mesti mengakomodasi metadata khusus pada aplikasi, yang tidak dapat diaktifkan oleh pengguna dari luar. Aplikasi yang lebih kompleks menyedikan fungsionalitas penuh tanpa perlu intervensi tambahan. Secara teoritis, seluruh aplikasi universal yang dibuat oleh pengembang dapat ditangani oleh ARC Welder.

Aplikasi Android berjalan baik di window maupun frame; Chrome dapat menampilkan banyak program secara simultan. Walaupun demikian, beberapa komponen hardware umum smartphone – seperti accelerometer – tidak ada. Karenanya, dalam praktek, tidak seluruh aplikasi dapat berjalan dengan lancar.

%d bloggers like this: