NASA sediakan Hasil Riset Stasiun Angkasa dalam Database Terbuka

17410647-mmmain

Foto : al.com

al.com – NASA telah membuka file-file mereka yang diperoleh dari pengamatan Stasiun Angkasa Internasional. Agensi Ruang Angkasa ini berharap crowdsourcing dapat menstimulasi riset baru di laboratorium orbital.

Database informasi itu disebut dengan  Physical Science Informatics   dan dibuat oleh para spesialis di Marshall Space Flight di Huntsville, Ala. Semua hasil pencarian di website dapat disortir dan mencakup sains combustion, fluida kompleks, fisika dasar, sains material serta biofisika.

“Sistem Informatics menyediakan akses terbuka untuk komunitas global ke data fisika dari stasiun ruang angkasa.” demikian disampaikan oleh Fran Chiaramonte, ilmuwan program untuk ilmu fisika di kantor pusat NASA, Washington. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah ilmuwan yang berpartisipasi dalam riset stasiun luar angkasa, membuka area riset dan penemuan baru, serta membuat timeline research to product menjadi lebih cepat dan terakselerasi lewat berbagi data secara cepat dan terbuka”.

Mengumpulkan data ke dalam satu tempat tidak hanya membuatnya menjadi lebih mudah diakses, tetapi NASA juga beranggapan bahwa akan menjadi lebih mudah pula untuk menemukan di bagian mana penelitian dibutuhkan.

Informatics akan membantu kita mengidentifikasi gap pada pengetahuan dasar kita,” demikian ungkap Marshall Porterfield, Direktur Space Life and Physical Sciences NASA di kantor pusat NASA. “Seringkali ada jeda yang terlalu panjang antara publikasi hasil-hasil eksperimen. Minimnya akses ke informasi seharusnya tidak menjadi penghalang untuk membuat penemuan-penemuan baru.”

Anda tidak perlu menjadi seorang peneliti untuk mengakses sistem informatics, tetapi anda harus melakukan registrasi. NASA perlu mengetahui siapa saja yang mengakses sistem data umum tersebut.

(Terjemah bebas oleh Redaksi OpenSource.ID)

%d bloggers like this: