Belajar Coding Secara Live di LiveCoding.tv

livecoding

screen-shot-2015-06-29-at-1-29-59-pm

Livecoding.tv, sebuah startup yang merupakan bagian dari Y Combinator, diluncurkan hari ini untuk membantu para coders belajar dengan seorang pemandu secara real time.

Cara kerja Livecoding cukup sederhana. Para pengembang membuta video stream live saat mereka mengkoding, dan para pengguna dapat bertanya serta mendapatkan jawaban di saat yang sama.

Semenjak diluncurkan versi beta pada bulan Februari yang lalu, Livecoding telah memiliki 40.000an pengguna terdaftar dari 162 negara. Pengguna telah menonton streaming dalam berbagai bahasa, termasuk Portugis, Rusia dan Jerman. Dengan beragam jenis bahasa pemrogramman, termasuk C#, Python dan PHP.

Mereka yang ingin membuat streaming saat melakukan pengkodingan juga dapat melakukannya disana, mulai dari programmer ahli hingga anak-anak yang membuat game Java pertama mereka.

Serupa dengan Periscope atau Meerkat, anda dapat mengikuti pengguna individu serta menerima notifikasi saat mereka membuat stream live yang baru.

Bagi para programmer profesional, Livecoding dapat menjadi tempat yang asyik untuk mendapatkan para pengguna beta atau mendapatkan umpan balik dari suatu aplikasi baru yang sedang dikembangkan. Programmer sekaligus fisikawan terkenal, Stephen Wolfram, sebagai contoh, mempromosikan bahasa pemrogramman barunya di Livecoding minggu lalu dengan sebuah demonstrasi yang diikuti lebih dari 4.000 penonton.

livecoding

Untuk para programmer dengan pengalaman yang masih sedikit, ada banyak tutorial koding yang tersedia secara online, tetapi terlibat secara langsung dan melihat mereka melakukan pemrogramman tentu memiliki nilai edukasi yang lebih.

“Interaksi adalah satu kunci yang membedakannya dengan tutorial online reguler yang dapat anda tonton di YouTube,”demikian dikatakan co-founder Livecoding Jamie Green.

“Tutorial-tutorial itu bisa saja sudah diedit, dan cenderung langsung mengarah pada masalah yang ingin mereka solusikan, tetapi itu bukanlah cara para teknisi memecahkan masalah sebenarnya dalam kehidupan nyata”, tambahnya.

Para pemula juga dapat memposting streaming mereka sendiri untuk kemudian meminta tips serta komentar tentang apa yang sedang mereka bangun.

“Beberapa orang mengatakan hal itu membantu mereka berkonsentrasi dan berpikir dengan lebih baik, jika mereka tahu mereka ditonton orang banyak, mereka tidak kemudian berpindah ke halaman facebook setiap saat dan mengalihkan perhatian dari pekerjaannya,” demikian ungkap Green.

Selain itu, Livecoding tidak terbatas hanya untuk membangun aplikasi atau game. Platform itu juga telah digunakan oleh seorang programmer untuk mensetting 3D printer, demikian yang diceritakan oleh Green, ada pula yang menulis kode untuk memainkan live music. Intinya, Livecoding sudah bertambah luas merambah area selain coding.

Live education adalah kunci masa depan,” kata Green. “Desain vertikal dapat menjadi menarik dengan melibatkan diri pada model semacam ini”

Saat ini, Livecoding.tv sepenuhnya free. Green mengatakan bahwa situs tersebut tidak akan pernah memasang iklan, tetapi mungkin akan menerapkan biaya pendaftaran di masa mendatang untuk konten yang lebih terstruktur.

Tertarik mencoba ? [opensource.id]

%d bloggers like this: