Diam-diam Google Kembangkan Pesaing GitHub, Cloud Source Repositories

Image Credit: Neon Tommy/Flickr Image Credit: Neon Tommy/Flickr
Image Credit: Neon Tommy/Flickr

Image Credit: Neon Tommy/Flickr

Google sendiri belum mengumumkan, tetapi perusahaan tersebut baru-baru ini menawarkan akses bebas ke Cloud Source Repositories, sebuah layanan baru untuk menyimpan dan mengedit kode sebagai bentuk ekspansi dari Google Cloud Platform.

Tidak akan mudah bagi Google untuk secara cepat mencuri bisnis dari perusahaan hosting repositori kode semacam GitHub dan Atlassian (dengan Bitbucket). Dan cukup meyakinkan, Google melakukan pendekatan gradual dengan layanan baru tersebut. Layanan tersebut dapat bertindak sebagai layanan “remote” untuk repositori Git via internet atau dapat pula digunakan secara lokal.

Tetap saja, biasanya perangkat baru dapat membantu Google mencapai niatnya menjadi tujuan all-in-one untuk membangun dan menyebarkan aplikasi-aplikasi. Hal ini penting mengingat Google sedang mencoba menantang pimpinan pasar public Cloud saat ini, yakni Amazon Web Services, yang baru saja memperkenalkan layanan repositori Git mereka sendiri, CodeCommit, pada bulan November yang lalu saat konferensi “re:Invent”. Microsoft, dengan cloud Azure yang terus tumbuh, juga merupakan pemain penting disini dengan layanan Visual Studio Online yang menawarkan repositori unlimited.

Pada awal tahun ini, Google mengatakan mereka akan mematikan proyek hosting open-source mereka, Google Code, yang memberikan peluang pertumbuhan GitHub dan Bitbucket. Tetapi itu tidak berarti bahwa Google tidak memiliki ambisi yang besar dengan layanan baru mereka Google Cloud Source Repositories, yang baru saja meluncurkan website Google Cloud Platform awal bulan ini. [opensource.id]

%d bloggers like this: