Milestone di Teknologi Manajemen Baterai

BatterytimelineFINAL.jpg-1230x0

BatterytimelineFINAL.jpg-1230x0

Dengan mudah kita lupa bagaimana primitifnya kehidupan kita beberapa tahun yang lalu. Secara praktis kita sesungguhnya adalah manusia gua, dengan buku telepon, tiket kertas dan DVD player. Tetapi kemudian, elektronika merubah cara hidup kita – dan teknologi baterai membuat kita dapat menikmati banyak perangkat portabel.

Evolusi baterai secara alami bergantung kepada produk dan sistem yang menggunakan mereka. Seiring dengan semakin nyamannya orang-orang dengan perangkat komunikasi dan komputer mobile, maka ada kebutuhan (dan motivasi) yang mendorong adanya sumber energi portabel. Semakin baik baterai, maka kreasi aplikasi mobile yang baru menjadi dimungkinkan – hal yang sebelumnya tidak kita sangka akan kita butuhkan.

Ketika teknologi baterai mengalami kemajuan pesan dalam beberapa tahun terakhir, ide dasar sesungguhnya tidaklah benar-benar baru. Pada tahun 1936, arkeolog menemukan artifak yang berusia sekitar 2.000 tahun yang tampak seperti sebuah baterai. Apakah temuan itu benar-benar sebuah baterai ? Mungkin bukan – sebagian besar pakar hari ini pun menolak teori tersebut. Tetapi idenya sangat menarik.

Tapi, jika kita mempercepat jalannya abad 17 dan 18, penemuan saintifik mulai mengalami percepatan, dan biasanya baterai-lah yang menjadi sumber praktis energi untuk perangkat yang baru seperti lampu dan radio yang baru kemudian ditemukan di abad 19 dan 20. Sekitar seratus tahun yang lalu, baterai “sel kering” mulai dipakai selayaknya baterai yang kita gunakan saat ini.

Seiring waktu, baterai lithium-ion mulai masuk dunia komersialisasi pada awal 1990, kebutuhan akan monitoring sirkuit elektronik mutakhir semakin jelas. Sistem baterai baru ini menawarkan banyak keunggulan dalam hal energi dan performa, sehingga para perancang sistem bersedia menginvestasikan waktu, usaha dan dana mereka untuk mengembangkan sirkut manajemen-baterai terdedikasi untuk mengoptimalkan siklus hidup sel-sel baterai itu.

Semakin hari, ketergantungan kita pada keberadaan baterai semakin bertambah, teknologi yang berhubungan dengan baterai terus berkembang. Pada masa-masa awal perangkat mobile, baterai seringkali merupakan komponen yang bermasalah di sistem, sehigga pengguna tidak dapat memperkirakan dengan tepat kapan sistem mereka akan kehabisan energi. Saat itu kita belum mempertimbangkan membangun perangkat dimana baterai dapat dicabut dan diganti dengan mudah.

Teknologi terus berkembang sehingga saat ini baterai dapat ditanamkan didalam perangkat portabel. Pengguna dapat memperkirakan dan mengindikasi status baterai mereka dengan teknologi monitoring baterai yang bersifat bulit-in. Dapat dengan mudah dan cepat di recharge, dengan dengan teknologi energi wireless, mereka bahkan tidak perlu koneksi fisik untuk melakukan hal itu. Gambar diatas menunjukan inovasi yang dibuat hari ini di manajemen baterai.

Bagaimana beberapa tahun mendatang ? [opensource.id]

 

%d bloggers like this: