Nokia Mengkonfirmasi Rencana Kembali ke Pasar Telepon Tahun Depan

Nokia-Logo

Walaupun seringkali melakukan penyangkalan tegas sebelumnya, mantan pemain nomor satu di pasar handphone, NOKIA, yang terjual ke Microsoft tahun lalu, ternyata memang berniat untuk kembali ke dunia mobile phone tahun depan – saat klausul perjanjian dengan Microsoft dimana mereka tidak boleh memasang merek di handset – berakhir.

CEO Nokia Rajeev Suri mengatakan kepada Manager Magazin¬†bahwa perusahaan tersebut berencana merancang dan melinsensi handset tahun depan, serta akan mencari “mitra yang cocok” untuk mewujudkan hal itu. Demikian pula yang mereka sampaikan via Reuter. “Kami hanya akan membuat desain, lalu membuat nama merek yang ada dapat dilisensikan”,demikian ujarnya.

Hal ini tidaklah mengejutkan. Karena meskipun tampak hilang dari peta bisnis mobile phone, Nokia tetap ada di bisnis mobile. Mereka merancang dan menjual sebuah tablet Android di China dan meluncurkan launcher Android mereka sendiri pada musim panas yang lalu.

Sementara itu, Microsoft tampaknya menyerah di pasar smartphones – atau lebih tepat dikatakan para pembeli yang mundur dari penggunaan Lumias, smartphone yang berbasis Windows. Mantan CEO Nokia Stephen Elop, yang sempat memimpin divisi perangkat Microsoft – setelah direkrut oleh Redmond tahun lalu, sebagai bagian dari pembelian Nokia – minggu ini harus keluar dari divisi tersebut.

Bagaimana mereka akan mengayunkan pendulum teknologi di pasar ?

Sepertinya akan tampak jelas bahwa ponsel-ponsel yang bermerek Nokia yang mungkin akan diluncurkan pada tahun 2016 tidaklah benar-benar dibuat oleh Nokia, karena dia kini adalah perusahaan yang jauh lebih kecil daripada kondisinya dulu. Akan tetapi, merek Nokia masihlah memegang ceruk pasar tersendiri – terutama di Eropa dan sekitarnya. Jadi tampaknya Suri berharap dapat memanfaatkan visibilitas merek tersebut untuk mendorong perangkat mobile Nokia yang baru.

Nokia juga belum mengkonfirmasi OS apa yang mungkin mereka gunakan pada telepon-telepon bermerek Nokia, tetapi tampaknya jalan aman adalah tetap menggunakan Android. Nokia N1 menjalankan Android, Z Launcher juga dirancang untuk Android, jadi Android tampaknya adalah platform yang akan diadopsi dalam waktu dekat. OS Mobile Google itu juga merupakan yang terbanyak digunakan saat ini, meskipun ruang kompetisi akan menjadi berkurang.

Bagaimana dengan anda ? Tertarik menggunakan Nokia (lagi) ? [opensource.id]

%d bloggers like this: