Sepertiga Server Dunia dalam Keadaan Koma

Server-1ae2c55e2b6ec00f

Server-1ae2c55e2b6ec00f

Sekitar 10 juta server di seluruh dunia mengkonsumsi energi tanpa melakukan apa-apa.

Berdasarkan salah satu penelitian yang dipublikasikan Stanford University bersama-sama dengan Anthesis Group ada sepertiga server di data center yang dinyalakan padahal tidak melakukan apa-apa. Basis dari perhitungan ini adalah data dari sekitar 4.000 komputer yang dikelola oleh TSO Logic, sebuah perusahaan software efisiensi energi dalam pengoperasian data center. Gambaran tersebut didukung oleh perhitungan yang dilakukan oleh Uptime Institute. Data-data tersebut terkait dengan server fisik, bukan server virtual.

Menurut penulis penelitian tersebut, “komputer koma” dengan nilai tersebut di Amerika Serikat ada sekitar 3,6 juta server, ada sekitar 10 juta server di seluruh dunia. Yang dimaksud dengan komputer koma adalah ketika tidak ada lalulintas data yang masuk atau keluar dari server tersebut dan mereka berjalan tanpa beban.

Menghamburkan 4 gigawatts

Sebagai tambahan, menurut perkiraan McKinsey penggunaan server jarang sekali lebih dari 6 persen apa yang terdapat di data center. Pernyataan ini sudah dibuat pada tahun 2008 yang lalu, dan tampaknya tidak ada perubahan berarti dari nilai tersebut. Hal ini karena kurang baiknya manajemen sumber daya data center.

Uptime Instititue sendiri mengindentifikasi pada tahun 2012 ada sekitar 20.000 server dalam keadaan “idle”. Ini setara dengan 9 MegaWatt. Jadi untuk sekitar 10 juta komputer di seluruh dunia, berarti ada sekitar 4 GigaWatt yang terhamburkan, sama dengan keluaran dari 4 pembangkit listrik tenang nuklir. [opensource.id]

%d bloggers like this: