Resmi : Microsoft Menyerah di Perang Smartphone

Microsoft-Smartphone-610x387

Microsoft-Smartphone-610x387

Sebuah nota yang dikeluarkan oleh CEO Microsoft Satya Nadella hari ini memutuskan untuk membuang sebagian dari perusahaan raksasa itu.

Dalam sebuah catatan yang ditujukan kepada para karyawannya – dan tentu, kepada seluruh dunia, karena dipublikasikan di press center Microsoft – Nadella mengumumkan pengurangan karyawan sebesar 7.800-an orang, terutama yang berada di bisnis telepon Microsoft. Ini merupakan bagian dari rencana pengurangan sekitar 18.000 karyawan yang dicanangkan oleh Nadella tahun lalu. Pengurangan tersebut terutama akan menimpa karyawan yang bergabung saat perusahaan tersebut mengakuisisi Nokia.

Jumlah ini, berarti sekitar seperlima dari seluruh jumlah karyawan Microsoft di seluruh dunia, memberikan semacam pertanda dari Nadella bahwa Microsoft tidak lagi dapat berkompetisi dengan big dogs seperti Apple dan Samsung dalam perang Smartphone. Dan mereka memilih untuk meletakkan senjata. “Kami berpindah dari strategi menumbuhkan bisnis telepon sendiri ke strategi menumbuhkan dan membuat ekosistem Windows yang berpengaruh, mencakup seluruh perangkat utama kami”, demikian tulis Nadella.

Dapat disimpulkan sekilas bahwa Microsoft tidak memiliki rencana membunuh bisnis telepon mereka sekaligus, tetapi melakukannya secara perlahan-lahan sehingga sesuai dengan fokus baru mereka pada produktifitas.  Mulai saat ini, menurut Nadella, bisnis telepon akan berfokus pada tiga kategori utama : “Memberikan kepada para kustomer bisnis tingkat manajemen, keamanan dan produktifitas yang terbaik; memberikan nilai tambah kepada pembeli telepon dengan layanan komunikasi yang mereka inginkan; serta memberikan kepada para penggemar Windows perangkat-perangkat andalan yang akan mereka sukai”,demikian disampaikannya.

Pengembangan produk-produk ini akan terwujud didalam unit bisnis baru yang disebut Windows and Devices Group, yang diumumkan oleh Nadella di catatan serupa beberapa minggu yang lalu. Pada kesempatan itu, Nadella juga memberhentikan eksekutif utama Microsoft, Stephen Elop, yang sebelumnya bertanggung jawab atas unit perangkat-perangkat Microsoft. Semua itu hanya satu dari sekian sinyal yang diberikan oleh Nadella bahwa bisnis perangkat tersebut tidak lagi sesuai dengan unit bisnis dan kepemimpinan tim di dalam Microsoft yang baru.

Dan hari ini, keseluruhan sinyal itu semakin jelas adanya. [opensource.id]

%d bloggers like this: